Yosepth menambahkan bahwa terwujudnya zero accident (nol kecelakaan) adalah sebuah hak sekaligus tanggung jawab komunal yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen. "Keselamatan di jalan raya adalah milik dan tanggung jawab bersama. Kami berkomitmen untuk terus menggaungkan jargon #Cari_Aman ke seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada area perkotaan, tetapi area rural atau pedesaan pun terus kami sentuh demi mewujudkan pemerataan pemahaman keselamatan berkendara di seluruh wilayah Bali," ungkapnya.
Melalui sinergi yang erat bersama Subdenpom IX/3-1 Singaraja, Astra Motor Bali menaruh harapan besar terhadap dampak positif dari program berkelanjutan ini. Para peserta diharapkan tidak hanya konsisten mempraktikkan standar pemeriksaan kendaraan dan prediksi bahaya untuk diri sendiri secara mandiri. Lebih jauh dari itu, personel militer ini diproyeksikan untuk menjadi panutan (role model) yang mampu mengedukasi dan menularkan semangat keselamatan berkendara kepada masyarakat luas di wilayah Buleleng. (M-001)










