Simulasi Pilkada, Polisi Minta Petugas KPPS dan Linmas Harus Jalani Rapid Tes

MANGUPURA -fajarbali.com |Kepolisian Resor Badung menyelenggarakan simulasi tata cara pemungutan dan penghitungan suara dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Kegiatan ini laksanakan di lapangan parkir umum Mengwi, Badung, pada Kamis, (3/12/2020) pagi pukul 08.00 wita. Gelar simulasi ini dipantau langsung oleh Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani, SH. 

“Kami ingin memberikan pemahaman yang utuh kepada petugas keamanan  ntuk memastikan seluruh anggota memahami alur dan mekanisme pemilihan yang akan dilakukan, sehingga terwujud Pilkada yang aman, damai, sejuk dan sehat,” ungkap Kompol Utari. 

Kompol Utari menambahkan, protokol kesehatan menjadi yang paling utama untuk diterapkan di seluruh TPS yang ada di Kabupaten Badung. Diantaranya, seluruh petugas KPPS dan linmas harus melakukan rapid tes, mengatur jadwal pemilih datang ke TPS, penerapan social distancing. 

“Setiap pemilih sebelum masuk lokasi  akan dicek suhu tubuh dan diperintahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, serta diberikan sarung tangan sekali pakai. Pemilih yang tidak menggunakan masker akan diberikan masker serta penggunaan tinta dengan cara diteteskan,”jelas Kompol Utari.

Diungkapkanya, pihaknya akan menindak tegas bagi mereka yang melanggar Porkes, terlebih melakukan kerumunan saat penghitungan suara berlangsung. “Kami akan tindak tegas bagi pelanggar prokes,” sebut Kompol Utari. 

Mantan Kasat Lantas Polres Tabanan juga menghimbau masyarakat, agar tidak melakukan kerumunan di TPS, guna mencegah Pilkada Badung menjadi klaster baru penyebaran Covid -19.

Selanjutnya kata orang nomor 2 di jajaran Polres Badung menjelaskan bahwa pihaknya telah membuat perencanaan pengamanan kontijensi, pengamanan bersama sispam kota, Pengamanan yang dilaksanakan secara sinergitas antara pihak keamanan, bersikap netral dan bekerjasama dengan KPUD terkait penyelenggaraan Pilkada. (hen)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

FH UNR Kupas Polemik UU Cipta Kerja

Jum Des 4 , 2020
DENPASAR – fajarbali.com | Undang-Undang Cipta Kerja yang mengadopsi metode Omnimbus Law menjadi isu seksi yang menuai pro dan kontra di masyarakat.  Save as PDF

Berita Lainnya