"Bali merupakan tujuan wisata utama dunia yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan kami berada di sini untuk mengambil peluang yang ada dengan membawa inovasi pencahayaan kami lebih dekat kepada para pelanggan kami di Pulau Dewata," pungkasnya

Di era Internet of Things (IoT), konsumen di Bali dapat memanfaatkan sistem pencahayaan terkoneksi yang ditawarkan di Philips Home Lighting Store, termasuk Philips Hue. Sistem pencahayaan rumah nirkabel ini, yang dioperasikan menggunakan koneksi internet dan aplikasi yang tersedia untuk diunduh di ponsel pintar, dapat mengubah suasana ruangan dan memungkinkan pengguna untuk menciptakan pengalaman pencahayaan baru yang menakjubkan. Dengan kemampuan memproyeksikan enam belas juta warna berbeda, Philips Hue dapat diperintah melalui kontrol suara, sangat dapat disesuaikan untuk beradaptasi dengan setiap suasana hati yang dibutuhkan, mulai dari pesta dansa hingga makan malam romantis, atau suasana malam yang tenang. Lampu ini juga bisa dipasangkan dengan musik, film atau game yang sedang dimainkan.
Selain Philips Hue, galeri pencahayaan ini menawarkan berbagai koleksi lampu dekoratif lebih dari 300 produk yang dapat mengakomodasi berbagai arsitektur rumah dan desain interior yang dimiliki konsumen. Koleksi bohlam dan lampu LED berkualitas dengan kriteria nyaman di mata tidak berkedip, tidak silau dan memiliki distribusi cahaya yang merata dan juga tersedia.
Signify N.V. menjadi nama perusahaan baru Philips Lighting N.V. terhitung sejak 16 Mei 2018. Seturut hal itu, nama PT. Philips Indonesia akan diubah paling lambat pada kuartal satu tahun 2019.(Sud)










