Index IDPBA diperoleh melalui tiga parameter yaitu search engine based (40%) untuk mengukur banyaknya pencarian yang dilakukan atas sebuah merek, social media based (40%) untuk melihat popularitas melalui Facebook, Instagram, dan YouTube, serta website based (20%) untuk menunjukan kredibilitas website merek, baik dari kecepatan hingga jumlah traffic.
Ketiga kemudian diakumulasikan menjadi dua penilaian. Hanya merek-merek yang berhasil berada di tiga peringkat pertama dalam setiap kategori produk dan dengan total nilai minimal 10% saja yang bisa mendapatkan predikat jawara pada IDPBA 2018.
Keterlibatan SHARP di dunia digital telah dilaksanakan antara tahun 2015 – 2016 silam. Sejak eksis di media sosial hingga saat ini, SHARP berhasil menarik perhatian ± 480.000 fans di Facebook, ± 45.000 followers di Twitter, dan lebih dari 10.000 followers di Instagram. Konten yang menarik dan relevan dengan keseharian pelanggan menjadi salah satu kunci SHARP dalam bermedia sosial.
Lain halnya dengan website, SHARP selalu memastikan kelengkapan informasi dan produk di setiap kategori. Selain gambar dan spesifikasi yang lengkap, website SHARP juga kini dilengkapi dengan informasi mengenai pilihan e-commerce yang bisa dituju untuk melakukan pembelian produk. Agar lebih menarik, SHARP juga terus menambahkan informasi mengenai kegiatan-kegiatan terakhir dari SHARP termasuk penghargaan dan program CSR. Bahkan, SHARP juga memberikan berbagai tips menarik yang berkaitan dengan produk.
“Ke depannya kami berharap akses website www.sharp-indonesia.com juga dapat bertransformasi dari sekedar website corporate ke digital e-commerce, sehingga transaksi jual beli bisa langsung dilakukan melalui website kami. D Dengan demikian, pelanggan tak perlu repot dan website kami bisa jadi one stop destination untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan,” tutup Ponco.(Sud)










