Setelah Digembleng Tiga Tahun, Sebanyak 199 Murid SMP Nasional Denpasar Dilepas

IMG-20250614-WA0001
Kepala Spenas Denpasar I Gusti Ayu Made Suci Astika Dewi, S.Pd., M.Pd., melepas peserta didik kelas IX tahun pelajaran 2024/2025.

Terkait subsidi dari Pemerintah Kota Denpasar sebesar Rp 1,5 juta per anak, Suci berharap tahun ini tetap diberlakukan. Diketahui, bantuan ini diberikan bagi anak-anak yang orangtuanya ber KTP Denpasar namun tidak tertampung di SMP Negeri. 

Menurut Suci, tahun lalu pihaknya menerima subsidi untuk 60 anak. Tahun ini, lulusan SD se Kota Denpasar diperkirakan 15 ribu.

Sementara kapasitas 17 SMP Negeri kurang lebih menampung kurang dari 6 ribu murid. Sehingga pemberdayaan persekolahan swasta menjadi solusi terbaik untuk pendidikan anak bangsa. 

Lebih lanjut, Suci juga menyinggung bahwa tren pendidikan saat ini, cenderung siswa memilih sekolah menengah kejuruan. Pasalnya, siswa maupun orangtua melihat peluang kerja saat mereka tamat dengan keterampilan yang dimiliki dan dibutuhkan dunia kerja. 

"Sebagai lembaga pendidikan dibawah Payung Yayasan Perdiknas Denpasar, kita juga ada SMK Teknologi Nasional. Kita harapkan siswa/i bergabung di sana dengan jurusan yang lengkap sesuai kebutuhan industri," sambungnya.

Sementara Ketua Yayasan Perdiknas Denpasar yang diwakili Sekretaris Ketut Gde Sri Dwiya T. Amararaha, mengungkapkan pelepasan siswa merupakan tonggak awal perjalanan baru para siswa menuju jenjang yang lebih tinggi dalam kehidupan.

Ia berpesan untuk ingatlah selalu bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah kesempatan untuk bangkit lebih kuat. Bersikaplah rendah hati, belajar tanpa henti, dan miliki keberanian untuk melangkah maju meski jalan tak selalu mudah.

"Marilah kita sambut masa depan dengan optimisme dan keyakinan yang teguh. Masa depan adalah milik mereka yang berani bermimpi dan berusaha keras mewujudkannya. Kami percaya, para siswa SMP Nasional akan menjadi generasi yang mampu menjaga asa, membawa harmoni, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," tutup dia.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top