“Program ini meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, transfer kredit nasional dan internasional, magang di dalam dan luar negeri, serta program MBKM lainnya. Dalam bidang penelitian, Undiknas mendorong kegiatan penelitian yang mendukung SDGs, inovatif, solutif, berbasis bukti, serta lintas disiplin,” ujarnya.

Selain itu, kata Prof. Sri Subawa, Undiknas juga melibatkan diri dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan mendukung pencapaian 17 poin SDGs. Fokus pada program-program kemanusiaan dan proyek desa sebagai bagian dari program MBKM.
Undiknas tidak hanya berkomitmen untuk meraih keunggulan dalam tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional. Undiknas sedang mengupayakan kerja sama dengan universitas-universitas terkemuka, termasuk Mahidol University, yang saat ini menduduki peringkat 14 di kawasan Southeast Association (SEA) Rank 2024. Prof.
Sri Subawa juga menyebutkan bahwa Undiknas saat ini sedang berbenah untuk memenuhi indikator pemeringkatan universitas terbaik dunia, seperti Academic Reputation, Employer Reputation, Faculty Student Ratio, Citation per Faculty, dan International Faculty and Students.
“Tantangan ini tidak mudah, tetapi Undiknas yakin dapat mencapainya melalui upaya bersama seluruh civitas akademika dan mitra kerja sama,” ujarnya
Ia menambahkan, pada wisuda ke-93 ini Undiknas juga telah secara resmi membuka dua program studi baru yakni Program Studi Psikologi dan Program Studi Teknik Lingkungan program Strata Satu (S1) untuk terus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas dan bermutu, hal ini berdasarkan SK KEMENDIKBUD RESTEK No. 803/E/O/2023.










