Selain itu, banyak sekolah yang belum memiliki pagar pembatas dan perlu adanya penyenderan beton untuk mengatasi potensi longsor yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.”Dalam Pembangunan serta keamanan yang dimiliki oleh sekolah masih sangat rendah utamanya sekolah yang berbatasan dengan tebing hal itu perlu dilakukan pengecoran sehingga tidak terjadi longsor bila musim penghujan serta masih banyak sekolah yang belum memiliki pembatas sekolah hal itu juga sangat membahayakan para siswa itu sendiri,”tambahnya.
Sukarmen menyatakan bahwa hasil kunjungan tersebut akan segera ditindaklanjuti, dengan memprioritaskan perbaikan untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian mendesak.”Semua hasil peninjauwan kami itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan nanti bagaimana cara penyelesaian dalam menanggulangi permasalahan itu. Hal itu nantinya menjadi PR buat kami di dewan dan pemerintah daerah,”tegasnya.
Selain itu, Komisi IV juga berkunjung ke beberapa sekolah lain di Buleleng, termasuk SDN 1 Banyuning, SDN 6 Banyuning, SDN 2 Kalibukbuk, SDN 3 Kalibukbuk, SDN 1 Sidetapa, SDN 2 Sidetapa, SDN 3 Sidetapa, SDN 1 Seririt, SDN 3 Seririt, SDN 3 Pemuteran, SDN 4 Pemuteran, SDN 3 Tukadsumaga, SDN 2 Pengulon, SMPN 3 Kubutambahan, SMPN 8 Singaraja, SMPN 3 Banjar, dan SMPN 1 Seririt. @gus










