Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra menyebutkan dalam rangka HUT ke-419 Kota Singaraja, Dinsos diberikan tugas menyalurkan pakaian layak pakai. Sasarannya adalah 17 LKSA yaitu panti asuhan yang ada di Kabupaten Buleleng. Ditambah dengan panti jompo dan penyandang disabilitas. “Semua pakaian layak pakai ini dipilah untuk pakaian anak-anak khususnya bagi panti asuhan anak serta pakaian dewasa laki dan perempuan. Untuk LKSA diserahkan secara simbolis hari ini oleh Penjabat Bupati Buleleng,” sebut dia.
Dirinya menambahkan selain untuk LKSA, panti jompo, dan penyandang disabilitas, pakaian layak pakai untuk masyarakat yang masuk kriteria kemiskinan ekstrem. Hingga awal tahun 2023, sebanyak 349 KK masih masuk dalam kriteria kemiskinan ekstrem. Bantuan pakaian layak pakai kepada masyarakat tersebut akan diserahkan kepada para camat dan kepala desa. “Untuk selanjutnya disalurkan kepada masayarakat yang masuk kemiskinan ekstrem,” imbuh Kariaman.
Dilain sisi menurut Ketu DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna mengakui berbagi kepada para lansia dan anak-anak terlantaran merupakan tanggungawab bersama dalam memberikan sedikit kebahagian kepada para lansia dan anak-anak terlantar.”Dalam hal ini mari kita bersama-sama bergandengan tangan unutk bisa menyalurkan sedikitnya buat para anak-anak terlantar serta para lansia karena bagaimanapun mereka itu merupakan bagian dari pada kita. Kepedulian kita sangat dibutuhkan buat mereka semua,”kata Supriatna dengan nada mengajak. W - 008










