Senjata Api Milik Tri Nugraha Berisi 6 Peluru, Direktur Reskrimum: Kok Bisa Senjata Masuk

 

Kombes Dodi kembali menegaskan, seluruh saksi-saksi di TKP akan diperiksa, termasuk penasehat hukum, penyidik Kejaksaan yang menangani kasus tersebut. Nantinya akan dilakukan crosschek bukti-bukti yang ditemukan dilapangan dan selanjutnya segera melaksanakan rekontruksi. 

 

Selain itu untuk jenasah Tri Nugraha akan segera dilakukan otopsi oleh tim medis untuk melihat penyebab kematiannya. 

 

"Semua tim dilibatkan dalam hal ini. Ada Tim identifikasi Polda Bali, Labfor dan tim penyidik Polda dan Polresta. Sementara kita terima dulu laporannya di Polda. CCTV masih kami dalami karena masih di cek," tegasnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Denpasar Tri Nugraha menembak mati dirinya sendiri dengan menggunakan senjata api. Peristiwa itu terjadi, Senin (31/8/2020) sekitar pukul 19.40 Wita di toilet kamar mandi lantai 2 Kantor Kajati Bali Denpasar. 

 

Sejumlah wartawan petugas kejaksaan kaget mendengar suara letusan. Setelah di cek Tri ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan tembakan tepat dijantung kirinya. Tri sendiri diketahui terlibat kasus tindak pidana korupsi gratifikasi dengan terdakwa mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang kini mendekam di Lapas Kerobokan. (hen) 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top