Sementara itu, Rastho (Trainer Yayasan Cahaya Cinta Kasih) mengatakan, proses Ujian Nasional tidak hanya terletak pada kecerdasan dan intelektual siswa saja, namun harus ada persiapan soul (jiwa), mean (pikiran) dan body (tubuh). Pembentukan karakter dan mental siswa juga harus dilatih, sehingga ujian nasional yang merupakan momok menakutkan bagi siswa bisa dihadapi dengan ketenangan hati, lalu hasilnya baik.
“Di sini kami memberikan pelatihan senam kecerdasan untuk meningkatkan energi dan meningkatkan oksigen ke otak, dan juga proses bagaimana mereka menata hati dan mengolah rasa, sehingga ujian yang awalnya suatu momok yang menakutkan dan berat bisa menjadi lebih nyaman buat mereka. Mereka bisa menyiapkan diri lebih baik dan proses nge-blank-nya itu bisa berkurang,”ujar Rastho. (eka)










