Semangat Menangkan Suyadinata dan Mulia-PAS Membara di Jero Kerobokan

1000061089

Sebagai Ketua Tim Pemenangan Paslon Suyadinata Kabupaten Badung, Agung Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok) kembali menegaskan bahwa Mulia-PAS dan Suyadinata adalah paslon yang berkoalisi dengan rakyat. 

"Jangan demokrasi dimatisurikan. Maka dari itu kita harus coblos nomor 1 dan harus menang," sebut Gung Cok yang juga Ketua OKK Golkar Badung itu dijawab teriakan kesiapan oleh hadirin.

Sementara itu, De Gadjah dalam penyampaiannya sempat secara sekilas membahas mengenai hibah. Menurut dia, hibah bukanlah hal yang buruk, dengan catatan itu wajib diarahkan secara tepat sasaran. Yakni kepada masyarakat yang benar-benar memerlukan.

Sebagaimana di Pusat, program-program yang dirasa sudah baik oleh kepemimpinan terdahulu, dipastikan akan dilanjutkan. Sementara program yang kurang baik, disebut akan diperbaiki secara optimal. "Nanti Bli Wayan sama Pak Alit, harus bersih. Tidak boleh motong-motong hibah," pesannya.

Ke depan, jika Mulia-PAS terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, serta Suyadinata sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung maka pemerintahan katanya akan menjadi linear. Pada kesempatan itu pula, De Gadjah mengingatkan hadirin untuk tidak takut pada intimidasi politik. Karena menurut dia saat ini jamannya sudah berbeda, yang mana rakyat menempati posisi paling atas.

Hal senada disampaikan oleh AA Bagus Adhi Mahendra Putra yang ketika itu mewakili Ketua Tim Pemenangan Mulia - PAS Kabupaten Badung, I Wayan Disel Astawa. Kata dia, terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia tiada lain lantaran banyaknya masyarakat yang menginginkan perubahan. "Badung ini adalah aset Indonesia. Dalam rapat terakhir saya dengan Kementerian ATR/BPN, disampaikan bahwa Badung adalah salah satu daerah yang akan menjadi prioritas dalam pembangunan nasional. Untuk melancarkan hal itu, mari kita semangatkan dan gelorakan perubahan yang lebih baik di Badung dan Bali," ucapnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top