Semangat Kebangsaan Menggema di Buleleng, Pemuda Didorong Jadi Motor Perubahan

mmc
Hari Ulang Tahun ke 55 Pemuda Panca Marga Provinsi Bali

BULELENG-fajarbali.com | Semangat kebangsaan dan pengabdian kepada negeri bergema kuat dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke 55 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali serta peringatan satu tahun DPD Forum Bela Negara Republik Indonesia Kabupaten Buleleng yang digelar di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Senin (27/4/2026).

Bupati Buleleng dalam sambutannya yang disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Nyoman Widiartha mengatakan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan zaman melalui aksi nyata. Ia menyoroti tema sarasehan yang dinilai strategis, meliputi pengelolaan sampah, pembentukan Koperasi Merah Putih, serta usulan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, persoalan sampah saat ini menjadi tantangan serius yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia berharap PPM dapat tampil sebagai motor penggerak dalam edukasi, aksi lapangan, serta pengawasan lingkungan.

Selain itu, pembentukan Koperasi Merah Putih disebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Koperasi diharapkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat yang dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Bupati menilai inisiatif tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Pemerintah daerah, kata dia, akan mengkaji dan mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui forum ini, kami berharap lahir ide-ide konstruktif dan solusi inovatif yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata menyampaikan bahwa usia 55 tahun Pemuda Panca Marga bukan sekadar angka, melainkan simbol kematangan organisasi yang telah teruji oleh waktu dan dinamika zaman. Ia mengapresiasi konsistensi PPM dalam menjaga nilai-nilai perjuangan di tengah arus globalisasi.

BACA JUGA:  Sutjidra Sampaikan Rencana Pemberian Beasiswa Peningkatan Kompetensi Dokter

“PPM adalah pewaris semangat perjuangan bangsa yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai luhur tetap hidup dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya mengaitkan peran strategis PPM dengan visi pembangunan Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan kebudayaan. Ia mendorong PPM untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas Bali sekaligus adaptif terhadap perkembangan global.

Momentum peringatan ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai titik kebangkitan dan konsolidasi organisasi. Di tengah percepatan pembangunan dan transformasi digital, PPM diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai aktor utama yang aktif, kritis, dan solutif.

“Pembangunan Bali tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik, tetapi harus dibangun dengan jiwa, nilai, dan kesadaran kolektif,” tegasnya.

Terakhir sambutan, pihaknya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus bersinergi dengan organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta mendorong kemajuan daerah.

"Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga momentum memperkuat tekad bersama dalam membangun Bali yang maju, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan," tutupnya. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top