"Sedangkan untuk tambahan korban meninggal yang ketiga, yakni seorang wanita asal Kelurahan Bebalang umur 34th. Yang bersangkutan masuk Rumah Sakit tanggal 23 januari dan diswab tanggal 29 Januari. Hasilnya, tanggal 31 Januari keluar dinyatakan positif dan terkonfirmasi meninggal juga pada hari yang sama 31 saat menjalani perawatan di RSUD Bangli," bebernya.
Tindak lanjut dari itu, prosesi penguburan jenazah korban diharuskan menerapkan prokes. Sementara untuk penambahan sembuh, lanjut Mantan Camat Kintamani ini, masing-masing asal Kelurahan Kubu (2 orang), Kawan (2 orang), Bebalang, desa Bangbang, Abuan, Kayubihi, Peninjoan, Belandingan, Sulahan dan Jehem masing-masing 1 orang.
Sehari sebelumnya, pada Minggu (31/01/2021), warga Bangli yang terkonfirnasi positif terpapar virus corona meningkat mencapai 56 kasus dan korban meninggal dunia juga bertambah satu orang. Tambahan korban meninggal tersebut, satu orang wanita asal desa Abuan, Susut umur 48th. Yang mana, riwayat kesehatan korban diketahui masuk Rumah Sakit tanggal 25 Januari dan di swab tanggal 28 Januari. "Hasil swab diketahui positif tanggal 28 Januari dan terkonfirmasi meninggal tanggal 30 Januari 2021 saat menjalani perawatan di RS Family Husada," bebernya.
Ditengan kecendrungan kian meningkatnya jumlah kasus covid-19, Dirgayusa tak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes untuk mencegah penyebarannya. (ard)










