Sebagian Besar Mahasiswanya Telah Bekerja Susuai Bidang Ilmu, Modal UNR Menuju Akreditasi Unggul

Untuk menjadi perguruan tinggi terakreditasi unggul, lanjut dia, paling tidak komposisi dosen berkaulifikasi doktor harus 40 persen, 55 persen berpangkat lektor, masa tunggu lulusan dalam mencari kerja minimal enam bulan serta kesesuaian bidang ilmu dengan pekerjaan (linier) minimal 60 persen. “Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat bagi teman-teman di Ngurah Rai,” harapnya.

Wakil Rektor I UNR Dr. Ade Maharini Adiandari, S.Sos, MM, RFP, CFP, AEPP, mewakili rektor mengaku optimis akreditasi UNR semakin meningkat ke depannya. Alasannya, jika dilihat dari syarat-syarat menuju unggul, lulusan UNR sebagian besar telah bekerja sesuai bidang keilmuannya, bahkan sebelum mereka menamatkan pendidikan di UNR.

Ade Maharini, berujar, UNR merupakan kampus paling unik di Bali dan Indonesia Timur, karena hampir 80 persen mahasiswanya telah bekerja di berbagai sektor. Dalam artian, komposisi mahasiswa UNR adalah kolaborasi antara ‘fresh graduate’ dan pekerja/pengusaha. Hal ini menciptakan iklim yang sangat baik di lingkungan perguruan tinggi.

“Kami rutin men-tracing atau melacak lulusan, dan hasilnya sebagian besar telah bekerja sesuai bidang. Relatif tidak ada masa tunggu. Bagi mereka yang kuliah sambil kerja, keberadaannya malah memperkuat kualitas di instasinya masing-masing setelah mendapat ilmu dari UNR,” kata Ade Maharini.

 

Ia berpendapat, workshop ini sangat penting untuk memberikan pemahaman seluruh pejabat struktural di UNR mengingat peraturan dan perkembangan teknologi informasi yang sangat dinamis. Sebagai perguruan tinggi swasta tertua kedua dan peringkat tiga perguruan tinggi swasta terbaik di Bali, menurut Ade Maharini, para dosen UNR memiliki tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top