Meskipun berdasarkan data sudah ada masyarakat Bangli yang saat ini sebanyak 191 dalam status Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan belum meningkat satusnya ke arah Pasien Dalam Perawatan (PDP), namun kita wajib waspada dan selalau terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat sebagai langkah nyata bahwa sejatinya pemerintah hadir untuk penanggulangan covid 19 ini ditengah-tengah masyarakat.
Sementara itu Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan pihaknya dan satgas penanggulangan Covid 19 telah melakukan berbagai upaya dalam kaitannya dengan pencegahan penyebaran covid-19. Diantaranya, melakukan kegiatan penyemprotan disinsfektan dibeberapa kawasan vital dan daerah lainya untuk bisa menangulangi penyebaran dari virus tersebut. Upaya lain adalah penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan juga telah diusulkan ke provinsi dan memang kita mendapat jatah terbatas hanya sebanyak 100 set. “Apa yang disampaikan oleh teman teman DPR sudah sesuai teknisnya dengan tetap merencanakan dan tetap harus terukur dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Oleh karena itu bagaimana pencegahan dapat dilaksanakan secara bersama sama dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat yang pulang dari bekerja di luar negeri atau luar daerah untuk dapat mengikuti SOP dengan mengisolasi diri selama 14 hari, tidak melakukan kegiatan sosial dimasyarakat meskipun sudah memegang sertifikat sehat dari Negara tempat bekerja. “Hal itu perlu dilakukan untuk saling memberi rasa nyaman di kalangan masyaraka” terangnya.










