Selain infrastruktur jalan, melonjaknya mobilitas pariwisata di koridor Gatsu-Canggu-Munggu membuat Pemkab Badung menyiapkan opsi jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP). Opsi ini dirancang untuk mengendalikan lalu lintas sekaligus menjadi skema pembiayaan mandiri (yield capture), di mana retribusi ERP akan digunakan kembali untuk mendukung pengembalian pinjaman infrastruktur.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Badung juga menjajaki keterlibatan BUMD untuk mengelola jalur express berbayar ini, sementara jalan eksisting masyarakat tetap digratiskan. Tak hanya itu, Bupati juga membeberkan visi pembangunan Stadion Internasional Multiguna berskala besar melalui skema sponsorship dan investasi swasta agar tidak membebani APBD secara penuh.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Pembiayaan Publik PT. SMI, Adri Asmoro, menyatakan keterbukaannya untuk mendiskusikan skema yang sesuai dengan kapasitas fiskal daerah Badung yang dikenal kuat seiring pemulihan investasi. “Kami melihat Kabupaten Badung memiliki kebutuhan infrastruktur yang cukup besar seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas pariwisata. PT. SMI terbuka untuk mendiskusikan skema pembiayaan yang sesuai dengan karakter proyek, kemampuan fiskal daerah, serta prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan publik,” kata Adri Asmoro.
PT. SMI selanjutnya meminta Pemkab Badung melakukan pematangan kajian teknis, regulasi, dan kelayakan investasi sebelum masuk ke tahapan pelaksanaan.W-004










