Ditemukanlah seekor kera diladang perkebunan mereka, para petani sangat yakin bahwa keralah yang merusak kebun mereka. Para petani kompak ingin menangkap kera tersebut, keributan pun terjadi dan kera berhasil melukai hidung salah satu dari petani, melihat temannya hendak ditangkap petani, barong kemudian muncul dengan kemarahanya mengusir para petani dan akhirnya para petani lari tunggang langgang ketakutan.
Penata Tabuh dalam persembahan ini, I Ketut Gede Rudita SSn, MSi, dan I Putu Oka Rudiana SSn. Penata Tari I Nyoman Muliana dengan I Putu Eka Darmayasa SE, Penyaji Sanggar Seni Waduk, dan Kostum: Sampik Costume & Adianom Costume.
Menurut Koordinator I Gede Mega Palguna, persiapan dilakukan sejak empat bulan lalu, yakni Februari 2023. Namun karena adanya Nyepi, latihan pun sempat tersendat. Meski demikian, hal itu bisa diatasi. "Kami persiapan maksimal dengan rekan-rekan di sanggar, dan juga seniman yang ada di Buduk," katanya.
Meski kata dia, dalam persembahan ini, semuanya konsep baru, namun tetap berpegang teguh dengan pakem barong itu sendiri. "Seniman yang terlibat mulai dari usia 17-30 tahun. Regenerasi baru. Pembina kami I Gede Rudita (Sokir Celekontong Emas, red), kemudian Putu Oka, dan pembina tari barong Pak Nyoman Muliana," bebernya.W-004










