Sanggar Selendro Agung duta Badung, Bawakan Garapan Kolaborasi dengan Wayang Inovatif

IMG-20230716-WA0070

Sementara itu, menurut ketua sanggar seni Selendro Agung, I wayan Mulyadi terkait karya yang dibawakan, ads tiga. Yang mana kata dia, dalam pementasan ini, ada dua karya seni karawitan, 1 karya seni pedalangan, dan 1 karya seni tari. "Teman-teman yang diajak dalam sanggar Selendro Agun ini, adalah teman yang kreatif yang karyanya sangat menginspirasi dan menyesuaikan dengan tema besar PKB," ucapnya didampingi dalang selaku Penata Pewayangan, Gusti Darma Putra atau gung Adi. 

Untuk pementasan wayang yang dibawakan, Gung Adi menambahkan, Wayang Betel yang ditampilkan, merupakan wayang inovatif. Wayang ini terinspirasi dari keberadaan wayang lemah, yang keberadaanya saat ini sangat kurang diminati. "Kami mencoba memformulasikan, mengambil konsep wayang lemah dengan memberikan unsur-unsur dan penekanan terhadap wayang itu sendiri, dan penambahan pada akting dari sang dalang dan sebagiannya. Lakon yang dibawakan berjudul 'Maraga Segara' yang memiliki makna, terinspirasi dari perjalanan spiritual sang Bima atau dikenal dengan perjalanan bima menuju tirta amerta atau cerita Dewa Ruci. Tema ini juga sejalan dengan tema besar PKB 2023," bebernya.W-004

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top