Sakit Hati Merasa Dikibuli Janji Pekerjaan, Tebas Teman Pakai Sabit

DENPASAR-fajarbali.com | Sakit hati karena berulangkali dijanjikan pekerjaan tapi tidak pernah didapatkan, Nyoman Mindra (50) mengamuk dan menebas temannya, I Gede Putu Sudiasa (34) dengan menggunakan sabit. Percobaan pembunuhan itu terjadi di depan Hotel Sol Beach House, Jalan Pratama, Banjar Terore, Benoa, Kuta Selatan, Senin (12/2/2018) sekitar pukul 08.30.



Akibat penebasan itu, I Gede Sudiasa mengalami lima bacokan di bagian kepala, badan, hingga lengan tangan dan kini dirawat di RS BIMC Kedonganan, Jimbaran, Kuta Selatan. Sementara pelaku Nyoman Mindra sudah diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Andi Yaqin, korban dan pelaku merupakan teman lama dan pernah satu pekerjaan di Watersport Bali Jetset, Tanjung Benoa, Kuta Selatan. Kemudian, Desember 2017 lalu, keduanya sama sama berhenti bekerja, dan tidak pernah berkomunikasi lagi.



Nah, akhir Januari 2018 lalu, korban asal Jatiluwih, Penebel, Tabanan itu menelpon pelaku untuk menawari pekerjaan di tempat kerjanya yang lama. Karena menganggur, pelaku yang tinggal di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan (Densel) ini, menerima tawaran korban. “Beberapa hari kemudian, korban mengirim SMS ke pelaku yang isinya menyuruhnya bekerja,” ucapnya.

Betapa senangnya pria berusia 50 tahun itu setelah mendengar dapat pekerjaan. Dia kemudian berangkat ke counter Watersport Jetset Bali, di Hotel Nusa Dua Beach, untuk bertemu dengan korban. Namun siapa sangka, sampai disana korban tidak memperdulikannya. Merasa dibohongi, pelaku sakit hati dan pulang kerumahnya.

Nah, pada Sabtu (10/2/2018) lalu, korban kembali menghubungi pelaku untuk segera bekerja di counter Watersport Jetset Bali. Walau perasaan masih jengkel, pelaku tetap berangkat memenuhi panggilan kerja. Namun diam-diam pelaku membawa sabit yang diselipkan dipinggang dan pergi mengendarai motor ke Hotel Nusa Dua Beach, Senin (12/2), sekitar pukul 08.00 Wita.




Untuk kedua kalinya pelaku sakit hati. Pasalnya, saat tiba dilokasi korban malah tidak memberikan jawaban pasti. Pelaku akhirnya jengkel dan meminta korban untuk menghantarnya ke kantor Watersport Jetset Bali dengan mengendarai mobil korban. “Setelah di dalam mobil, pelaku menampar pipi korban sebanyak dua kali sambil berucap “Ci trus nguluk-nguluk cang” (kamu sering bohongi saya). Kemudian korban menjawab dengan nada gementar “sing sumpah” (tidak sumpah),” tutur korban seperti ditirukan Iptu Yaqin.




Tiba di depan Hotel Sool Beat House, pelaku menyuruh korban menghentikan mobilnya. Pelaku kemudian keluar dari mobil sambil mengeluarkan sabit. “Pelaku kemudian menuju pintu depan kanan mobil dan memaksa korban untuk keluar dari mobil. Setelah keluar pelaku menebas korban sebanyak 5 kali, dibagian kepala belakang, punggung serta tangan kiri.

Dalam keadaan bersimbah darah, korban melarikan diri. Sementara pelaku yang masih sakit hati terus mengejar korban sambil mengacungkan sabit. Satpam hotel yang melihat peristiwa itu langsung mengamankan pelaku berikut sabit yang digunakan menebas korban. “Pelaku mengaku sakit hati dengan korban karena tidak menepati janji dicarikan pekerjaan. Kami sudah amankan pelaku dan barang bukti, yakni sabit, jaket, motor dan mobil milik korban, tandasnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini Ternyata Pemicunya, Adik Tewas di Tangan Kakak Kandung

Sen Feb 12 , 2018
MANGUPURA-fajarbali.com | Terungkap sudah penyebab kematian Kadek Ari Permana Putra (28) yang tewas di tangan kakak kandungnya sendiri, Putu Permana Jaya (33) setelah cekcok mulut di lantai dua perumahan Dalung Permai Blok C Nomor 11, Banjar Lingga Bumi, Desa Dalung, Kuta utara, Minggu (11/2/2018) dinihari lalu.