Sadis, Dibacok Orang Gangguan Jiwa Hingga Usus Terburai

Saling berhadapan, korban kemudian mengobati tersangka dengan memegang tangannya. Namun, saat dipijat pria dari enam bersaudara ini ternyata marah dan berontak. Ia lalu menarik tangannya dan kemudian masuk ke kamar. Ternyata tersangka keluar dari kamar dengan membawa pisau belati dan langsung menusuk punggung korban sebanyak dua kali.

Melihat kejadian itu, saksi Puspiani dan ibunya berteriak minta tolong, tanpa berani melerai. Sadar punggungnya ditusuk dan berdarah-darah korban melarikan diri ke depan dapur.

Mirisnya, tersangka ikut mengejar. Nahas saat melarikan diri korban terjatuh tersungkur ke lantai. Tragis, dari arah belakang, tersangka yang sebelumnya mengambil pisau blakas di dapur mengamuk membabi-buta.

Tersangka membantai korban, mulai dari sekujur wajah seperti pipi, mata, lutut, leher dan perut. Paling mengenaskan, tersangka merobek dan membelah badan korban dari leher hingga pusar, bahkan ususnya keluar (bagai disembelih).

Sebelum melukai wajah, korban sempat meminta ampun ke pelaku, namun pelaku yang sudah kalap tak menggubrisnya. Bahkan seorang tetangga, Made Sukarja mencoba menghentikan. Namun Agus yang membawa blakas juga berusaha menyerangnya.

Usai membantai korban, Agus meletakkan pisau di bawah pohon dekat TKP. Kemudian ke dapur mencuci kapak yang dipakai membelah dada, perut korban. Setelah itu dengan santai, dirinya duduk di depan dapur sambil memandang tubuh korban tergeletak mengenaskan di depan matanya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top