Rusak Tidak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pisang Dijalan

jalan-ditanami-pisang
Jalan yang rusak ditanami pisang oleh warga masyarakat

BULELENG-fajarbali.com | Warga masyarakat yang ada di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu kecewa terhadap jalan rusak parah tidak kunjung ada perbaikan dimana buntut kekecewaan warga tersebut jalan yang rusak langsung ditanami pohon pisang. Menurut salah satu warga yang enggan menyebutkan Namanya dimedia mengaku sangat kecewa terhadap sikap pemerintah yang enggan melakukan perbaikan terhadap jalan yang rusak di Desa Kedis.

“Jalan ini rusaknya sudah sangat parah bahkan lobangnya sangat dalam namun kenapa pemerintah sangat lamban melakukan perbaikan terhadap jalan kami. Hal itu sudah sangat membahayakan sehingga kami tanami pisang takutnya ada warga yang menjadi korban,”tuturnya.

Dilain sisi menurut Perbekel Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu Nengah Suparma saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2026) siang membenarkan dengan adanya Gerakan warga masyarakat yang melakukan penanaman pohon pisang di tengah jalan yang mengalami kerusakan.

“Memang warga kami secara spontan melakukan penanaman terhadap pohon pisang yang mengalami kerusakan,”tuturnya polos.

Bahkan menurut Suparma jalan yang rusak dengan Panjang kurang lebih tiga kilometer dari Tukad Bakah Hingga Desa Kedis tersebut rusak sejak tahun 2025. Hal itu diakibatkan karena Lokasi yang lembab ditambah sering diguyur hujan bahkan disepanjang jalan itu tidak ada saluran got, air hujan menggenangi jalan.

“Jalan yang rusak itu kurang lebih Panjang tiga kilometer. Hal itu diakibatkan karena kondisi tanah yang lembab ditambah sering diguyur hujan. Bahkan setiap hujan turun air hujan menggenangi jalan karena tidak memiliki got sehingga jalan itu cepat rusak,”jelasnya lagi.

Lebih jauh kata dia dimana jalan yang menghubungkan tiga desa yakni Desa Kedis, Umejero dan Desa Bengkel itu telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng dimana perbaikan akan segera dilakukan. Mengingat situasi karena hujan terus sehingga belum bisa dikerjalan dengan cepat.

BACA JUGA:  Minyak Goreng Langka,Dinas Perindustrian Lakukan Sidak Swalayan

“Sebenarnya sudah kami laporkan ke pemerintah Daerah dan hal itu segera akan dilakukan perbaikan. Bahannya sudah ada bahan dilokasi namun situasi yang ada di lapangan hujan terus sehingga belum bisa dilakukan perbaikan. Bahkan petugas sudah datang dan melakukan pengukuran terhadap jalan itu hanya saja warga kami yang tidak sabar menunggu dikira sekarang ngomong sudah langsung dikerjakan kan ada mekanisme yang harus dijalani,”ucapnya sedikit kesal terkait tindakan warga. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top