RSUD Buleleng Tidak Capai Target, Turkini Ingatkan Jangat Kendor Memberikan Pelayanan

u22-Direktur-RSUD-Singaraja-Ketut-Suteja-Wibawa
Direktur RSUD Singaraja Ketut Suteja Wibawa

BULELENG-fajarbali.com | Pendapatan yang dicapai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng ditahun 2025 tidak sesuai dengat target. Dimana RSUD Buleleng dalam menarget pendapatan ditahun 2025 ini terlalu besar sebesar Rp 257 Milyar. Hal tersebut yang mengakibatkan pendapatan yang dialami RSUD mengalami penurunan hingga Rp 40 milyar. Hal tersebut terungkap saat Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan, RSUD Singaraja serta dua Rumah Sakit Pratama yang ada di Kabupaten Buleleng.

Menurut Direktur RSUD Singaraja Ketut Suteja Wibawa saat dikonfirmasi seusai RDP di DPRD Kabupaten Buleleng menurutkan penurunan terhadap target yang dimiliki RSUD Singaraja lantaran ditahun ini RSUD Singaraja terlalu memasang target yang sangat tinggi sehingga hal itu yang mengakibatkan penurunan yang dilaminya.”Saya yakin akibat pemasangan target ditahun ini yang mengakibatkan penurunan terhadap target hingga 40 milyar,”tutur Wibawa.

Dimana lanjut dia target yang dipasang ditahun 2025 sebesar Rp 257 milyar dimana dalam pencapain target hanya mampu dilakukan sebesar 90 persen.”Untuk target ditahun ini kami dipatok sebesar Rp 257 milyar dan melihat sisa waktu yang tinggal dua bulan ini kami yakin hanya bisa mencapai target hingga 90 persen dari target yang dipasang,”lanjutnya.

Selain tingginya target yang dipasang, pihaknya juga memprediksi penurunan atas target tersebut diakibatkan karena banyaknya persaingan rumah sakit yang ada di Kabupaten Buleleng.”Penurunan target ini juga kami melihat akibat persaingan rumah sakit yang sangat ketat yang ada di Kabupaten Buleleng. Layanan rumah sakit itu sangat banyak tentunya membawa dampak terhadap pendapatan kami di RSUD Singaraja,”tambahnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top