Rotary Club Of Bali Taman dan Rotary Club Of Surabaja-Darmo Gelar “Empowering Girls”, Wujudkan Masa Depan Cerah untuk Anak Perempuan

Rotary Club Of Bali Taman dan Rotary Club Of Surabaja-Darmo berfoto bersama dengan siswi SDTK Bintang Timur
Rotary Club Of Bali Taman dan Rotary Club Of Surabaja-Darmo berfoto bersama dengan siswi SDTK Bintang Timur.

“Adapun materi yang kami sampaikan untuk mendukung anak perempuan dalam menghadapi masa pubertas diantaranya memberikan informasi yang akurat tentang pubertas dan kesehatan, perubahan fisik, mengajarkan anak perempuan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga dan makan makanan yang sehat, serta mengajarkan remaja untuk menghindari pergaulan bebas dan menjaga area privasi mereka,” imbuh Susie Surtikanti.

 

(kanan-kiri) : Past President (PP) Rotary Club Of Bali Taman, Luh De Mezel; President Rotary Club Of Bali Taman, Nyoman Susie Surtikanti; dan Narasumber sekaligus Rotarian, Linda Koesoemawati.

Narasumber sekaligus Rotarian, Linda Koesoemawati dalam kesempatan tersebut mengupas tuntas tentang pubertas, fase alami yang membawa perubahan fisik hingga emosional pada anak perempuan. Dengan gaya penyampaian yang santai dan interaktif, Linda menjelaskan segala perubahan yang terjadi pada anak perempuan. "Pubertas adalah bagian penting dari tumbuh kembang anak khususnya bagi perempuan. Usia terjadinya pubertas berbeda, biasanya dimulai pada 9-14 tahun. Berbicara tentang pubertas bukanlah hal yang tabu, melainkan edukasi penting agar siswa dapat memahami tubuh mereka sendiri. Ini bukan topik saru, tetapi ilmu yang akan membantu siswa lebih percaya diri menghadapi perubahan dalam hidup mereka," ungkapnya.

Linda menyatakan bahwa, selain perubahan fisik, emosi anak perempuan juga berubah dengan cepat. Pubertas bukan hanya tentang tubuh yang tumbuh, tetapi juga tentang hati dan pikiran yang sedang berkembang. Oleh karena itu, menurut Linda penting bagi orang tua maupun guru di sekolah untuk memahami bahwa semua perasaan tersebut adalah hal yang normal. “Sebagai orang tua maupun guru, kita memiliki kesempatan yang sangat besar untuk mendampingi anak perempuan dengan penuh kasih sayang selama masa pubertas. Mulailah dengan menjelaskan apa yang akan terjadi selama pubertas. Berbicaralah dengan terbuka, tanpa menilai, dan buat anak merasa bahwa mereka dapat mengandalkan Anda untuk mendapatkan informasi yang benar. Hal ini akan membantu mereka merasa lebih siap dan mengurangi rasa takut atau cemas,” terangnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top