Review Kurikulum MBKM, UPMI Undang Stakeholder

640-8fd68dc9

Dia berpendapat, keunggulan kurikulum MBKM yakni lebih fokus ke materi yang penting dan esensial sehingga belajar lebih mendalam. Lebih lanjut, Suarta mengajak Civitas Akademika UPMI segera bangkit dan bertumbuh seiring momentum Hari Jadi ke-77 Kemerdekaan RI.

Ketua penyelenggara sekaligus Kepala LPPM UPMI Dr. I Wayan Widana, M.Pd., menjelaskan, roh dari pembelajaran dalam Kurikulum MBKM berpihak pada peserta didik. Artinya, apapun disesuaikan dengan perkembangan peserta didik.

"Jangan melibihi. Jangan mengurangi. (Pembelajaran) disesuaikan dengan minat dan kesiapan belajar siswa. Siapa yang paling berperan? Ya guru Bimbingan Konseling (BK)," kata Widana.

Sehingga, kata Widana, peran BK sangat vital dalam implementasi Kurikulum MBKM. Ini merupakan potensi besar yang bisa digarap UPMI karena mengelola Prodi BK yang kualitasnya sudah terbukti.

Pernyataan Widana diamini oleh Belman Sitorus. Dia membuktikan sendiri beberapa guru di SMAN 7 Denpasar jebolan UPMI (sebelumnya IKIP PGRI Bali), menjadi andalan di salah satu SMA 'pelat merah' favorit tersebut. Terutama lagi guru BK-nya.

Belman Sitorus menambahkan, penggunaan teknologi informasi merupakan keniscayaan bagi dunia pendidikan. Kompetensi guru dalam menggunakan teknologi harus digenjot.

"Dulu sebelum pandemi Covid-19 saya sudah menggunakan pembelajaran berbasis teknologi, tapi diprotes habis oleh orangtua siswa. Saya dibilang membebani anak-anak," kenang guru asal Sumatera yang telah puluhan tahun mengajar di Bali.

Namun, lanjut Belman Sitorus, protes  tersebut berbanding terbalik saat Covid-19 mewabah. Barulah semua masyarakat tersadar bahwa teknologi sangat penting dalam dunia pendidikan. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top