“Festival bersifat sementara, sementara praktik artistik terus berlanjut. Kami menciptakan FOTO Bali Award karena ingin agar dukungan kami terhadap fotografi tidak berhenti ketika festival berakhir. Apabila festival memberikan visibilitas kepada para seniman, penghargaan ini merupakan cara kami berinvestasi pada langkah mereka selanjutnya,” ungkap Kelsang Dolma, Festival Director FOTO Bali Festival.
Pada edisi perdananya, penghargaan ini menyediakan dua kategori setara, yakni karya yang berakar di Bali dan karya yang merekam realitas Indonesia secara luas. Proses kurasi yang ketat dan independen akan dikawal oleh dewan juri tepercaya, yaitu I Made Bayu Pramana, Ng Swanti, dan Dr. Wiyu Wahono. Pendaftaran kini resmi dibuka bagi seluruh fotografer berkewarganegaraan Indonesia yang berusia minimal 18 tahun melalui platform resmi FOTO Bali Festival dan Nuanu Social Fund. (M-001)










