Resmikan Layanan ESWL, Bupati Gede Dana Terus Lakukan Pembenahan Layanan RSUD Karangasem

Peralatan di RSUD Karangasem kan sudah cukup memadai, masyarakat Karangasem tidak perlu lagi berobat ke luar Karangasem, kalau jauh misalnya sudah ada Antar Jemput Pasien (AJP), itu agar benar-benar di manfaatkan oleh masyarakat,” ujar Bupati I Gede Dana.

(Last Updated On: )

AMLAPURA-Fajarbali.com | Pemerintah kabupaten Karangasem tidak henti-hentinya meningkatkan pemberian layanan Kesehatan kepada masyarakat Karangasem. Setelah sebelumnya, melalui RSUD Karangasem yang menambah alat cuci darah,serta Fisioterapi kali ini RSUD Karangasem Kembali menyiapkan unit layanan ESWL (pemecah batu ginjal) yang secara resin dibuka oleh bupati Karangasem, I Gede Dana, pada Senin (9/5) kemarin. Dalam kesempatan itu, bupati Gede Dana juga mengingatkan RSUD Karangasem terus meningkatkan pelayananya kepada masyarakat.

Bupati I Gede Dana saat meresmikan unit layanan Pemecah Batu Ginjal di RSUD Karangasem Menurut bupati I Gede Dana, unit layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) atau Pemecah Batu Ginjal di RSUD Karangasem merupakan unit layanan terbaru dari RSUD. Harapanya, penyiapan unit layanan ESWL bisa memudahkan masyarakat Karangasem yang ingin berobat dan tidak perlu lagi ke daerah lain yang memiliki peralatan yang sama. “Unit baru yang dimiliki oleh RSUD Karangasem,kami tentu akan terus mengembangkan RSUD sehingga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat Karangasem,” ujarnya.

Dikatakan bupati Gede Dana, alasan dirinya mendorong pihak RSUD Karangasem menyediakan alat ESWL ini mengingat pasien batu ginjal di Karangasem cukup banyak sehingga mereka harus dirujuk ke Denpasar. Pihaknya pun meminta RSUD Karangasem untuk membuka layanan Pemecah Batu Ginjal agar ada di Karangasem. Bahkan, selama dua Minggu sudah dibuka layanan ESWL ini tercatat ada sekitar 23 orang yang sudah dirawat. “Dari laporan RSUD yang saya terima, baru dua Minggu alat ini ada sudah 23 orang yang dirawat dan berhasil semuanya,” ujarnya lagi.

Bupati mengatakan, jika pun nantinya pasien yang memakai peralatan ini cukup banyak, kedepanya barulah ditambah lagi. Sementara waktu, jika masih kisaran 30 orang dalam sebulan tentunya alat tersebut sudah mencukupi. Apalagi, kata bupati, RSUD Karangasem selama masa kepemimpinanya sebagai bupati sudah banyak menambah peralatan mulai dari alat cuci darah yang ditambah lagi 12 unit, alat Fisioterapi. “Kami berencana untuk menambah peralatan CT Scan agar ada di RSUD Karangasem,” ujarnya lagi.

Dengan peralatan yang sudah cukup memadai, kata bupati Gede Dana, pihaknya berharap RSUD Karangasem untuk terus berbenah dengan keberadaan sumber daya manusia. Yang tidak boleh ditinggalkan yakni 3S (Senyum,Salam dan Sapa) sehingga pasien merasa nyaman. Dengan peralatan yang ada,masyarakat Karangasem agar bisa memanfaatknya dengan baik. “Peralatan di RSUD Karangasem kan sudah cukup memadai, masyarakat Karangasem tidak perlu lagi berobat ke luar Karangasem, kalau jauh misalnya sudah ada Antar Jemput Pasien (AJP), itu agar benar-benar di manfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya lagi.

Next Post

Informan Polisi Asal Rusia Bantah Bangun Organize Crime di Bali

Sen Mei 8 , 2023
Mengaku jadi Korban Fitnah Keji
IMG_20230508_203159

Berita Lainnya