Living World Denpasar sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Bali dengan ratusan tenant telah menyerap 70 persen tenaga kerja lokal, dan ke depannya juga dapat meningkatkan pendapatan serta pembangunan yang signifikan di wilayah sekitarnya. Dalam momen pembukaan ini, Living World Denpasar menyuarakan komitmen kepeduliannya terhadap pelestarian budaya dan pengembangan komunitas di Bali, melalui pemberian apresiasi kepada Ni Ketut Arini, Maestro Legong kebanggaan Bali yang telah mendunia dan tengah aktif melestarikan kesenian Tari Legong melalui sanggar tari yang dikelolanya.
Living World pun turut memberikan dukungan terhadap sanggar tari Bali Aswinantha, yang telah menciptakan tarian Living World Signature Dance, dengan makna filosofis yang mengekspresikan rasa cinta terhadap lingkungan serta rukun dan damai dengan alam semesta dalam rangkaian gerakan dan koreografinya, dalam bentuk pemberian dukungan sarana dan prasarana, serta berbagai pelatihan untuk menunjang pelestarian seni dan budaya Bali. Tidak hanya itu, Living World Denpasar juga menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh sanggar tari untuk terus berlatih dan berkarya.

Pengunjung meramaikan sejumlah tenant di area Living World Denpasar. (Foto: Tha)
Pengembangan UMKM lokal juga menjadi perhatian Living World Denpasar dengan menjalankan dua program kontribusi sosial, yaitu pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM di bidang kuliner, kriya, dan fashion Bali. Dalam bidang kuliner, Living World Denpasar berkolaborasi dengan Samsaka Group mengkurasi dan membina lebih dari 50 startup kuliner lokal di area Asian Market dan menjadi destinasi kuliner bagi domestik maupun turis mancanegara. Sedangkan dalam bidang kriya dan fashion, Living World Denpasar akan mengadakan pagelaran busana untuk memamerkan karya-karya UMKM lokal dengan menggandeng Pendopo, rumah UMKM lokal, yang juga merupakan bagian dari Kawan Lama Group. Selain itu, Living World Denpasar juga menyediakan fashion street, suatu area khusus yang menyajikan brand-brand fashion kebanggaan anak negeri.










