GIANYAR-fajarbali.com | Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat dan bebas stunting, Tim Dosen dan Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Denpasar sukses menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) di SMPN 2 Blahbatuh, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan fokus pada sosialisasi pencegahan anemia gizi besi dan penyakit infeksi, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) khusus bagi para remaja putri.
Remaja merupakan kelompok populasi yang sangat strategis. Dari total penduduk Indonesia, sekitar 25,6 persen atau 66,3 juta jiwa berada di rentang usia remaja (10–24 tahun). Sayangnya, masalah gizi seperti anemia defisiensi besi masih membayangi.
Data menunjukkan sekitar 40 persen remaja yang mengalami masalah gizi mengidap anemia gizi besi (Triwinarni, 2017). Risikonya jauh lebih tinggi pada remaja putri akibat kehilangan darah rutin saat periode menstruasi.
Penelitian juga mengungkapkan bahwa remaja putri yang bersikap kurang mendukung terhadap upaya pencegahan anemia berisiko 2,544 kali lebih tinggi terkena anemia.
Selain ancaman anemia, masalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, hingga parasit juga menjadi perhatian yang sangat serius. Penyakit infeksi yang tidak ditangani dengan tepat dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan (Rosyanti dan Indriono, 2020).
Gabungan antara kondisi anemia dan penyakit infeksi akan berdampak buruk pada penurunan daya tahan tubuh, terganggunya metabolisme jaringan otak, serta berisiko menurunkan kondisi fisik dan daya pikir (intelektualitas) remaja dalam jangka panjang.
Melihat urgensi tersebut, tim pengabdi dari Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Denpasar yang dipimpin oleh Ni Nyoman Astika Dewi, S.Gz., M.Biomed bersama anggota tim dosen dan mahasiswa hadir langsung di tengah-tengah siswa SMPN 2 Blahbatuh untuk memberikan solusi nyata melalui penyuluhan interaktif dan screening kesehatan.
Ketua Tim Pengabdi, Ni Nyoman Astika Dewi, S.Gz., M.Biomed, menyampaikan bahwa kegiatan pengabmas ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga sebagai langkah deteksi dini (screening) kadar Hb pada remaja putri di sekolah. Hasil pemeriksaan kadar Hb ini nantinya dapat dijadikan data dan bahan kajian penting bagi penentuan kebijakan penanganan serta terapi anemia pada remaja di wilayah Kabupaten Gianyar.
"Pengabmas ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kami laksanakan secara berkelanjutan. Kami ingin mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Bali, sejalan dengan visi misi Poltekkes Kemenkes Denpasar serta wujud nyata pelaksanaan Pusat Unggulan IPTEK Kesehatan Pariwisata (PUI-PK)," kata Astika Dewi.
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 2 Blahbatuh ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari pihak sekolah. Para siswi mengikuti jalannya sosialisasi dengan sangat antusias dan kooperatif saat proses pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan Hb. Hasil pemeriksaan kadar Hb pada siswa putri yang berjumlah 150 orang berada pada rentang kadar 9,6 – 16,4 g/dL.
Dari hasil pemeriksaan tersebut diperoleh data kadar Hb dibawah normal sebesar 6 % dari total yang diperiksa. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas siswi di sekolah SMPN 2 Blahbatuh memiliki kadar hemoglobin normal.
Kepala Sekolah SMPN 2 Blahbatuh, I Nyoman Gama, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar. Menurutnya, edukasi kesehatan dan screening seperti ini sangat krusial diberikan sejak dini di tingkat sekolah menengah.
"Program ini sangat bermanfaat bagi peserta didik kami di SMPN 2 Blahbatuh. Penyebarluasan informasi terkait pencegahan anemia dan penyakit infeksi pada remaja putri adalah langkah nyata untuk mencegah stunting di masa depan, mengingat para siswi ini adalah calon ibu yang kelak melahirkan generasi emas bangsa. Kami sangat berharap kerja sama yang harmonis ini dapat terus berlanjut secara berkala di masa-masa mendatang," ujar Nyoman Gama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja putri di SMPN 2 Blahbatuh semakin sadar akan pentingnya menjaga pola makan gizi seimbang, mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta menjaga kebersihan diri agar tumbuh menjadi remaja yang sehat, cerdas, dan berprestasi. [gde/rel]










