Dia mengungkapkan, pembeli OXO The Residences masih didominasi warga negara asing (WNA), yakni sebanyak 70%, sementara 30% pembeli merupakan WNI.
“Layanan manajemen properti yang dimiliki oleh OXO Group Indonesia, masih menjadi daya tarik bagi para investor yang membeli unit OXO The Residences,” jelas Prisca Edwards.
Dia menuturkan, sejak tahun 2021, ekonomi di Bali tumbuh signifikan, sementara rata-rata okupansi yang terus meningkat hingga mencapai 75%, membuat investasi properti di Bali sangat menarik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali juga mencatat, wisatawan mancanegara yang datang ke Bali sepanjang Februari 2024 mencapai 454.801 kunjungan, atau naik 8,28% dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 420.037 kunjungan.
Kemudian pada pertengahan Maret 2024, Bali berhasil mendapatkan predikat “The Best Island” dalam DestinAsian Readers’ Choice Awards.
Penghargaan ini didapat atas pilihan langsung para pembaca setia DestinAsian, majalah traveling internasional yang beredar di negara-negara Asia Pasifik, seperti Singapura, Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Australia.
Menurut Prisca, hal ini juga menunjukkan bahwa Bali masih menjadi Top of Mind para wisatawan mancanegara.
“Ditambah lagi, saat ini kawasan pariwisata Pulau Dewata telah merambah ke bagian barat mengarah ke utara, termasuk Seseh, Kedungu, Cemagi, dan Tabanan. Dengan demikian, potensi untuk terus berkembang sangat besar,” tambah Prisca Edwards.
OXO The Residences menampilkan 40-unit vila bergaya neo luxury di atas lahan seluas 2 hektare yang dilengkapi dengan fasilitas komunal bagi para penghuni.










