“Sejak memasuki pasar 20 tahun lalu, Indonesia telah menjadi pasar terbesar ke-10 secara global untuk Starbucks dan kami tetap berkomitmen untuk melayani lebih banyak pelanggan dan komunitas untuk jangka panjang,” ujarnya.
Dibangun berdasarkan pengalaman konsumen di dalam gerai sebagai tempat ketiga antara rumah dan tempat beraktivitas, desain gerai spesial ini sangat terinspirasi oleh arsitektur Bali, yang menekankan pada elemen kayu. Atap dan kolom yang terinpirasi dari budaya lokal juga mencerminkan lingkungan di sekitar gerai, sedangkan fasad menggunakan bahan-bahan alami lokal. Interior gerai menampilkan kayu alami, pencahayaan rotan yang semarak, dan karya seni yang menampilkan ukiran kayu siren Starbucks untuk menciptakan Starbucks Experience yang sangat lokal dan otentik.
Sejak membuka gerai pertamanya 20 tahun yang lalu di Indonesia, hari ini, Starbucks menawarkan banyak cara bagi pelanggan untuk terhubung dengan keluarga dan teman mereka melalui secangkir kopi berkualitas tinggi. Ini termasuk lokasi drive-thru yang diperkenalkan pada tahun 2019 untuk memberikan pengalaman pelanggan yang mudah dan nyaman dalam menikmati minuman Starbucks mereka saat dalam perjalanan, gerai Coffee Forward Starbucks Reserve™ ke-17 seperti gerai di Margocity Depok, Starbucks Dewata Coffee Sanctuary yang unik dengan pengalaman bean to cup yang sepenuhnya imersif, hingga Coffee Experience Center yang baru dibuka di dalam kompleks Starbucks Dewata di awal tahun ini untuk memberikan penghormatan kepada warisan kopi Indonesia yang kaya.










