Rawan Kecelakan, Akses Masuk Bendungan Titab Perlu Dibuatkan Pengaman Jalan.

Jl Akses

Menurut informasi yang berhasil dihimpun  Fajar Bali, sampai saat ini terhitung sudah lebih dari 24 kasus kecelakaan terjadi di kokasi ini. Itu mulai dari luka ringan, cedera berat,  bahkan sudah ada  2 orang korban jiwa  melayang akibat kecelakaan yang terjadi di tempat ini.

Disamping oleh faktor kelalaian si pengendara, kondisi kendaraan yang tidak layak, kecelakaan terjadi juga lebih diakibatkan  kontur jalan yang tidak mendukung, turunan yang sangat tajam dan berkelok  mengakibatkan pengendara sering tidak bisa mengendalikan kendaraanya. Hal ini diperparah lagi karena dipinggir  sisi-kanan jalan pada lokasi tersebut belum terpasangnya pengaman jalan. Belum lagi adanya jurang terjal yang sewaktu waktu siap menelan koraban jika terlempar ke luar jalan. Korban kecelakan mengalami cedera fatal karena terbentur beton di pinggir jalan  dan terkadang terlempar ke jurang yang mengakibatkan cidera kepala berat (CKG) maupun patah tulang bahkan nyawa melayang.

Berkaitan dengan hal tersebut, Perbekel Desa Ularan I Gusti Nyoman Suryawan saat dihubungi Fajar Bali mengungkapkan keprihatinanya atas sering terjadinya musibah di lokasi tersebut. ” Sering sekali terjadi musibah kecelakan di tempat tersebut baik itu dialami warga kami, maupun warga dari luar yang belum paham tentang situasi jalan tersebut,” ujarnya.

Diungkapkan olehnya saat menjelang Hari Raya Galungan yang lalu, dua hari berturut-turut terjadi dua  kali kecelakaan di lokasi tersebut yang dialami  warganya dan celakanya lagi dari empat warga yang mengalami musibah hampir semua korban mengalami luka yang cukup parah dari luka robek, gigi rontok dan ada korban patah tulang kaki dan tangan belum lagi korban mengalami kerugian material yaitu sepeda motor yang rusak berat.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top