Berkaitan dengan penanganan PMI, Pemkot Denpasar sangat serius menangani PMI. Dimana, telah disediakan rumah singgah bagi PMI yang representatif. Selain itu, PMI juga diawasi secara ketat dan disiplin serta mendapat prioritas untuk mengikuti Rapid Test.
“Kesehatan masyarakat, pencegahan penyebaran, perlindungan sosial dan ekonomi, membangkitkan sektor pertanian untuk ketersediaan pangan terus kami optimalkan, sehingga dalam proses penanganan Covid-19 ini segala sektor dapat dijaga keseimbanganya,” terang Rai Mantra.
Dekan FEB Unud, Agoes Ganesa Rahyuda mengatakan, pelaksanaan seminar ini untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi di lapangan, khususnya berkaitan dengan penanganan Covid-19 ini. Sehingga dari hasil seminar ini diharapkan dapat memberikan hasil sebagai sebuah rekomendasi bagi kepala daerah untuk melaksanakan kebijakan. Utamanya untuk percepatan penanganan covid-19 yang berdampak serius bagi semua sektor.
Dalam kesempatan ini disampaikan pemaparan oleh tiga orang narasumber dengan tema judul yakni Perspektif Kependudukan dan Pencatatan Sipil oleh I Gusti Wayan Murjana Yasa, Perspektif Pertanian dan Kemiskinan oleh Prof. Made Kembar Sri Budhi, dan Perspektif Mikro dan Pariwisata oleh Prof. I Komang Gede Bendesa. (Car)










