Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menyampaikan dalam perayaan hut ini, bukan hanya sekedar peringatan dan pergantian pengurus saja namun perlu kita evaluasi kembali apa yang harus kita laksanakan untuk kedepan dan lebih lanjut untuk kegiatan sekaa truna ini agar selalu bermanfaat bagi generasi kedepan untuk selalu mendukung aktivitas di masyarakat dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung pada umumnya.
“Masyarakat dan sekaa truna juga tahu kita di Badung 85% hidup dari sektor pariwisata, dalam situasi pandemi Covid-19 ini Pemerintah Kabupaten Badung selalu berupaya untuk tetap bisa mensejahterakan masyarakat dan mudah-mudahan di tahun 2022 ini Pemerintah Kabupaten Badung bisa kembali membantu masyarakat dalam kegiatan pembangunan sekaligus memulihkan perekonomian di masyarakat," harapnya.
Sementara Ketua ST. Dharma Tunggal I Gst Ngr Agung Yuda dalam laporannya mengatakan Perayaan HUT kali ini mengambil tema "Melalui Hut yang Ke- 51 Kita Tingkatkan Kesadaran, Kesehatan, dan Pelestarian Lingkungan” Rangkaian perayaan HUT ST Dharma Tunggal sudah melaksanakan kegiatan donor darah, melakukan penanaman pohon dan sekaligus pelepasan burung ini kami berkabolarasi dengan Yowana Badung. “Terima Kasih kami sampaikan kepada Bapak Sekda dan para undangan yang sudah berkenan hadir dalam acara perayaan HUT Sekaa Teruna ST Dharma Tunggal yang ke- 51 sekaligus pengukuhan pengurus St, yang baru tahun masa bakti 2022- 2024. Perayaan ulang tahun ini kami isi dengan kegiatan donor darah, penanaman pohon dan sekaligus pelepasan burung. Dalam kegiatan tersebut dana yang kami habiskan sebesar Rp 25 juta, yang berasal dari kas ST. Dharma Tunggal sendiri,” ujarnya.










