Ditegaskannya, pihaknya masih menunggu, jika ada yang reaktif kita rencananya akan dilanjutkan dengan swab tes.
Menyikapi situasi ini kata Yulius, Lapas Kerobokan kembali di "lockdown" hingga situasi dirasa aman. Bahkan "lockdown" dilakukan sejak dua minggu lalu.
"Untuk sementara sejak dua minggu kemarin kami sudah tidak menerima tahanan baru. Lockdown diperpanjang sampai kondisi benar-benar bagus. Kita belum tahu. Walaupun kami meniadakan kunjungan, yang pasti ada petugas yang masuk dan keluar, pengacara yang sidang mendampingi terdakwa yang ditahan di lapas. juga kiriman makanan. itu yang kami tidak tahu (penyebarannya)," pungkasnya mengakhiri. (hen)










