PT Astra International Tbk Dukung Kreativitas Indonesia Tampil di Panggung Internasional Melalui MASA Singapore 2026

Foto-1-1
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar (keenam kanan), Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan (keenam kiri), dan Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto (kelima kiri) pada pembukaan MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era di Takashimaya Shopping Centre, Singapura.

Pada penyelenggaraan MASA Singapore 2026, Astra turut menghadirkan berbagai produk unggulan dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, serta produk usaha kecil dan menengah binaan Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra. Produk yang ditampilkan meliputi kain tenun khas Sumba hasil karya para perempuan penenun binaan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, serta karya hasil kolaborasi Astra bersama D'apoza dan Sepiring Indonesia yang mengangkat kreativitas dan kekayaan budaya Indonesia.

Astra juga menampilkan dokumentasi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran berbagai produk dan karya tersebut mencerminkan komitmen Astra dalam memberdayakan masyarakat, memperkuat ekosistem industri kreatif, serta membuka peluang yang lebih luas bagi produk dan karya Indonesia untuk menjangkau pasar internasional.

Berbagai produk dan karya tersebut ditampilkan sebagai bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026 yang berlangsung di Takashimaya Shopping Centre, Singapura, pada 2–5 Juli 2026. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut melalui Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.

Hingga saat ini, Astra telah membina lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mendorong masyarakat mengembangkan potensi unggulan daerah melalui bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan.

Sebanyak 492 Desa Sejahtera Astra telah melakukan kegiatan ekspor dengan akumulasi nilai ekspor mencapai Rp411,7 miliar. Produk yang dipasarkan mencakup komoditas pertanian dan perkebunan, makanan olahan, kerajinan, fesyen, serta beragam produk berbasis budaya dan potensi lokal lainnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top