"Untuk menjamin keamanan, mutu dan manfaat suatu produk harus dilakukan oleh semua unsur, yakni pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat sesuai perannya masing-masing," ujarnya.
UMKM, lanjut dia, memiliki peran yang penting dan strategis dalam perekonomian nasional, karena jumlah UMKM yang besar mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pendapatan daerah serta potensinya yang besar dalam penyerapan tenaga kerja
BPOM melakukan penyederhanaan Izin Edar, BPOM dukung UMKM lokal Bali seperti ayam betutu, sate lilit, Mujair Nyatnyat untuk pangan. Minyak balur dan loloh serta spa dan lulur Bali untuk kosmetik
Salah satu upaya strategis yang dilakukannya yakni "Gebyar UMKM" yang direalisasikan dengan tahapan pendampingan UMKM. Ia berpendapat, kemandirian pelaku usaha melalui dukungan iklim usaha dengan memberikan bimbingan dan pendampingan agar pelaku usaha mampu memiliki daya saing
Upaya BPOM dlam program pemberdayaan UMKM dilakukan dalam bentuk pendampingan untuk pemenuhan cara pembuatan yang baik menuju izin edar melaui "coaching clinic" UKM, simplifikasi persyaratan izin biaya registrasi oleh UMKM 50% dari tarif normal.
Kemudian pengujian sesuai persyaratan produk, meliputi registrasi pangan risiko rendah dan sangat rendah melalui notifikasi dan tidak dipersyaratkan hasil analisa, UPT (Balai/BBPOM), dapat melakukan sampling dan uji produk UMKM sesuai kriteria dan dokumen dapat digunakan untuk registrasi, pemeriksaan sarana UMKM difokuskan pada pelaksanaan higiene dan sanitasi.










