PPDB Berpotensi Adanya Pungutan Liar

MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga  (Disdikpora) Kabupaten Badung tidak segan-segan akan mencopot jabatan kepala sekolah jika diketahui melakukan pungutan liar.

Hal itu diungkapkan Kepala Disdikpora Badung, I Wayan Widia Astika saat menerima sosialisasi Tim Unit pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Badung, Selasa (11/7/2019).

“Kalau ketemu disekolah di badung terima pungutan akan langsung kami copot kepala sekolahnya. Ini sesuai perintah bapak bupati,” ucapnya.

Menurutnya, sejauh ini memang belum ditemukan adanya pungutan liar, hanya saja menurutnya hal tersebut berpotensi saat penerimaan siswa baru. “Sekarang kan banyak orang tua siswa ingin anaknya sekolah di sekolah A, bahkan rela mengeluarkan uang. Namun dengan adanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui online tentu tidak bisa lagi,” ucapnya.

Hanya saja pejabat asal Kerobokan, Kuta Utara Badung itu pun khawatir, PPDB online baru dilakukan di jenjang sekolah SMP. Namun SD belum melaksanakan online. “Yang berpotensi untuk melakukan pemungutan liar dengan mengiming-ngimingi orang tua siswa untuk anaknya di sekolah tersebut ini sekarang SD. Sehingga kita patut waspada akan adanya oknum guru tersebut,” jelasnya.

Pihaknya mengaku, sementara untuk di Kabupaten Badung belum ada sekolah yang melakukan pemungutan liar. Bahkan semua sekolah di gumi keris diberikan bantuan melalui APBD Kabupaten Badung. “Untuk saat ini sih belum ada, tapi kami tetap wanti-wanti,” tambahnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top