Dalam paparannya, Prasabri menyoroti pentingnya keberpihakan ekosistem bisnis terhadap UMKM, termasuk dari sisi distribusi dan konektivitas.
Sebagai BUMN dengan jaringan distribusi terluas di Indonesia, menurut dia, Pos Indonesia sangat memahami betapa pentingnya logistik yang efisien bagi pertumbuhan UMKM.
"Kami terus berinovasi lewat digitalisasi dan pengembangan portofolio layanan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha, termasuk yang berada di daerah-daerah,” ungkap Prasabri.
Dalam kesempatan tersebut, Pos Indonesia juga meresmikan Agenpos Global Unud yang secara simbolis dilakukan oleh Wakil Menteri UMKM. Adanya Agenpos di Unud ini diharapkan dapat menjadi pusat layanan logistik serta edukasi kewirausahaan di lingkungan kampus.
Sebagai bentuk apresiasi, Universitas Udayana memberikan penghargaan kepada PT Pos Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung kewirausahaan kampus. Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D.
“Pos Indonesia membuktikan bahwa BUMN bisa menjadi garda depan dalam mendampingi UMKM, khususnya dalam memberikan akses logistik, literasi digital, dan perluasan pasar,” ujar Sudarsana.
Kegiatan Entrepreneur Hub ini turut diisi dengan sesi business matching antara wirausaha binaan, kementerian, Pos Indonesia, dan mitra strategis lainnya.
Agenda ini diharapkan menjadi pemicu kolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan kewirausahaan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.










