Hasil pretest menunjukkan rata-rata score awal kader sebesar 69. Setelah mengikuti penyuluhan dan edukasi, nilai post test menunjukkan rata-rata score sebesar 88, dimana terdapat peningkatan pemahaman kader sebesar 27,53%. Peningkatan nilai tersebut mencerminkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman mitra sasaran secara signifikan terkait pencegahan anemia, baik dari aspek penyebab, deteksi dini, hingga strategi penanganan di masyarakat.
Pada saat pemeriksaan kadar Hb para peserta sangat antusias untuk melakukan kegiatan pemeriksaan kadar Hb bergantian dengan pasangannya masing-masing. Hal ini diharapkan bahwa dengan adanya edukasi mengenai pemeriksaan kadar Hb para kader PKK dapat menerapkan pemeriksaan ini kepada masyarakat sekitar dan diri sendiri.
Apt. Gusti Ayu Made Ratih Kusuma Ratna Dewi selaku ketua tim, menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan memperkuat peran kader PKK sebagai ujung tombak promosi kesehatan di desa. “Kami tidak hanya ingin memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kemandirian kader agar dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi dan mendampingi ibu hamil serta remaja putri di lingkungan masing-masing,” jelasnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting nasional dan mewujudkan generasi sehat dan berkualitas. Dengan adanya program pemberdayaan ini, diharapkan kader PKK di Desa Banjar Anyar dapat terus menjalankan peran aktif dalam pencegahan anemia dan menjadi mitra strategis dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.W-010










