MANGUPURA -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Polres Badung gencar melaksanakan penjemputan pasien covid-19 yang ditempatkan di isolasi mandiri (isoman) untuk dipindahkan ke lokasi isolasi terpusat (isoter) yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah. Bahkan selama dua hari ini dari Minggu 15 Agustus hingga 16 Agustus 2021, Polres Badung telah mengevakuasi 200 pasien ke lokasi isoter dengan pengawalan ketat 150 personil kepolisian.
Menurut Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH, pihaknya saat ini masih fokus dalam hal pemindahan pasien Covid-19 yang sedang melakukan isoman menuju ke isoter. Dia pun berharap agar selama proses pemindahan yang dilaksanakan oleh petugas TNI, Polri dan stakeholder lainnya bisa berjalan dengan baik.
Perwira lulusan Akpol 2002 ini mengakui ada kendala tersendiri yang dihadapi dalam pemindahan tersebut. Namun pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah pendekatan humanis. Sebab tak jarang, ada juga pasien isoman yang menolak dipindahkan dengan alasan takut dan sudah betah tinggal di rumah.
"Ada pasien yang tidak mau di rawat di isoter. Tapi setelah diberikan penjelasan akhirnya dia mau," beber Kapolres Leo saat bersilahturahmi dengan awak cetak dan elektronik di aula Polres Badung, pada Senin 16 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 Wita.
Perwira pengganti AKBP Roby Septiadi ini menjelaskan, tujuan dari Isoter ini sangat penting guna menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung. Pasalnya, wabah Covid-19 varian Delta ini penyebarannya sangat cepat.










