Diterangkan AKBP Robi, kecerdasan pikiran sangat menjamin hidup sehat dan bahagia dengan cara tetap beraktifitas bekerja dan berinisiatif sesuai kemampuan. Karena hidup bahagia identik dengan bekerja. Kemudian menjaga dan melindungi kekayaan tersebut agar terhindar dari kehilangan, seperti menghindari hidup berfoya-foya. "Gunakan kata cukup dan bersyukur atas kesehatan karena itu sejatinya karunia Tuhan," tuturnya.
Selain itu tidak kalah pentingnya juga menjalin perhabatan yang baik, menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran dengan tetap berprilaku baik dan bermoral, suka menolong serta bijak dalam fenomena hidup dan yang paling utama memiliki keyakinan hidup bahagia.
Untuk hidup bahagia, tidak cukup hanya menjadi orang baik saja. Tapi juga harus bijaksana dalam menghadapi berbagai permasalahan dan realita kehidupan yang pelik di kehidupan ini.
"Kita bukan sekedar bijaksana dalam menyelesaikan masalah-masalah kehidupan yang diperoleh melalui pengetahuan dan pengalaman hidup, melainkan bijak dalam memandang berbagai fenomena kehidupan melalui bathin yang timbul dan lenyap sebagaimana adanya. Selamat melaksanakan Laktram," tutur Kapolres Robi. (hen)










