PMI Harus Disediakan Karantina yang Layak

"Kami merekomendasikan agar PMI itu agar betul-betul wajib dikarantina di tempat yang layak tanpa kecuali dan diawasi dengan ketat. Biaya juga sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah," katanya.

Apalagi, PMI berasal dari Bali juga cukup banyak. Berdasarkan perkiraan, antara 2-7 ribuan orang. Jika sampai mereka pulang, tentunya Pemprov Bali harus segera menyiapkan segala sesuatunya. “Bagaimanapun, siapapun dia adalah warga Bali, wajib kita terima dan tentunya wajib kita lakukan prosedur kesehatan sehingga apa yang kita inginkan Bali ini betul-betul steril atau bisa mengurangi pengaruh-pengaruh imported case ini," akunya.

Soal Rapid Test bagi mereka yang baru pulang dari luar negeri di Bandara Ngurah Rai, Adi menilai selama ini sudah berjalan dengan baik. Walaupun sudah ada hasil negatif, tetap harus ada pengawasan. Mengingat, Rapid Test hanya bersifat sementara dan akurasinya tidak 100 persen.

Ia menyatakan telah melihat secara langsung penggunaan Screening di Bandara Ngurah Rai. Diharapkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bisa memperpendek sift dari tenaga medis yang bertugas disana.

"Ke depan itu harus ditinggalkan lagi, tidak ada satu pun PMI yang bisa lolos dari standar kesehatan ini, (mulai dari) rapid test, kemudian isolasi dan (pengambilan sampel) swab," pungkasnya. (her).

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top