SINGARAJA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng diminta untuk senantiasa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pada tiap-tiap tempat karantina khusus. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng juga akan menyiapkan aparat keamanan untuk menjamin keamanan tempat karantina. Pernyataan itu terungkap saat Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga selaku Sekda buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan informasi terkini mengenai perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, melalui video conference dengan awak media, Kamis (16/4/2020).
Aturan-aturan yang sudah ditetapkan tentu ditujukan untuk menjamin keamanan PMI yang sedang menjalani proses karantina. Bukan hanya untuk keamanan pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat Buleleng. Hal itu juga ditekankan karena menurut pemantauan tim gugus tugas yang ditempatkan di masing-masing tempat karantina, masih ada beberapa PMI yang membandel. Diantaranya ada yang masih mengabaikan himbauan seperti social distancing, physical distancing serta beberapa hal lain yang dapat menyebabkan penyebaran virus.”Memang mereka dalam keadaan sehat, tanpa gejala, tetapi kita kan belum tahu apakah mereka terpapar virus atau tidak, saya mohon agar PMI ikuti aturan karantina dengan tertib untuk menyelamatkan keluarga dan masyarakat Buleleng khususnya,”ujar Suyasa.
Suyasa menambahkan, tempat karantina khusus yang sudah disiapkan seperti hotel, villa, atau sejenisnya memang sudah diatur khusus untuk karantina PMI selama 14 hari. Bukan berarti PMI yang menjalani proses karantina dapat menggunakan fasilitas hotel yang tersedia. Mereka diminta untuk tetap berada dikamar yang sudah disiapkan, tidak boleh menerima tamu, dan tidak diperkenankan kumpul satu sama lain demi melancarkan proses karantina.”Yang kita harapkan terdapat aspek keamanan dan kenyamanan di tempat karantina, namun yang utama tetap aspek keamanan, Bapak Bupati Buleleng juga menginstruksikan Satpol PP Buleleng untuk memperketat keamanan di tempat karantina,” tambahnya.










