Terkait pemasaran, pihaknya memberikan pelatihan pemasaran melalui media sosial Facebook dan Instagram untuk memperluas pangsa pasar, karena selama ini proses pemasaran masih dilakukan secara manual mencakup skala lokal.
Dengan pendampingan yang dilakukan meliputi segala aspek, mulai dari peralatan hingga manajemen produksi, pihaknya berharap pelaku usaha ukir di Banjar Sawan, khususnya Usaha Ukir Temaja semakin berkembang dengan baik.
Pada kesempatan yang sama, I Komang Temaja, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas pendampingan yang dilakukan akademisi UNR tersebut.
Ia baru memahami pentingnya manajemen untuk mengembangkan usaha. "Pelatihan yang dilakukan dosen Universitas Ngurah Rai sangat mudah dipahami. Saya sangat berterima kasih," kata Temaja.
Senada, Kepala Lingkungan Banjar Sawan, Wayan Rena juga mengapresiasi kegiatan PKM yang telah dilakukan para dosen UNR. Rena berharap kerja sama yang baik tersebut tidak berhenti sampai di sini.
"Kami sangat berharap ke depan terus dilakukan kerja sama berkelanjutan, karena program PKM ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha rakyat," pungkas Rena. (rl)










