Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kesehatan gigi anak antara lain kurangnya program edukasi kesehatan gigi di sekolah, terbatasnya peran orang tua dalam membimbing anak menyikat gigi di rumah, serta rendahnya ketersediaan sarana seperti sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Kondisi ini memerlukan intervensi yang tepat melalui kegiatan edukasi berbasis sekolah, dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, agar anak dapat memahami dan mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten.
Melihat permasalahan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis merancang program "Peningkatan Kesehatan Gigi Anak melalui Edukasi dan Pendampingan Menyikat Gigi yang Benar" yang dilaksanakan pada siswa taman kanak-kanak.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada siswa Taman Kanak-Kanak Bhuana Kumara, Desa Dangin Puri Kangin Denpasar. Peserta terdiri dari siswa taman kanak-kanak dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, guru, dan perangkat desa.
Program menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif pada setiap tahap kegiatan. Pelaksanaan program dibagi menjadi beberapa tahap yaitu observasi dan identifikasi masalah yang dilakukan oleh tim pengabdian dengan melakukan pengamatan langsung dan wawancara dengan pihak sekolah serta perangkat desa untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terkait kesehatan gigi, serta teknik menyikat gigi yang biasa dilakukan.











