Program ini juga sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, meliputi IKU 2: Memberikan pengalaman belajar di luar kampus kepada mahasiswa melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
IKU 7: Menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya melalui penerapan ilmu dan teknologi untuk masyarakat.
"Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengabdian sosial, tetapi juga menjadi bagian integral dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang mendorong mahasiswa untuk belajar langsung dari praktik nyata di masyarakat," imbuhnya.
Kegiatan dilaksanakan pada 19 Oktober 2025 di Areal Utama Lokasari Agrowisata dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Mahasiswa berperan aktif sebagai fasilitator pendamping UMKM, sementara dosen berfungsi sebagai narasumber dan pembimbing teknis. Dibuka langsung Ketua Pengabdi Dian Pramita.
Dian menekankan, keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada potensi alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Digitalisasi adalah jembatan yang menghubungkan produk lokal dengan pasar global. Melalui kegiatan ini, kami ingin agar pelaku UMKM di Lokasari tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu menjangkau wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara,” ujar Dian.
Anggota tim, Putri Kusuma Sanjiwani, menyampaikan materi tentang strategi pengemasan produk dan pemasaran digital. Ia menekankan pentingnya narasi visual dan konten kreatif dalam menarik perhatian wisatawan serta calon pembeli.










