“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Bersama jajaran terkait, kami berkomitmen bergerak secara bergotong royong untuk meringankan beban mereka agar saudara-saudara kita di sana dapat segera bangkit,” ujar Jaya Negara.
Selain pesan kemanusiaan, Jaya Negara menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mengawal arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Efisiensi anggaran menjadi salah satu fokus utama, dengan tetap memastikan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat terus diperkuat, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial.
Di bidang kesehatan, Pemkot Denpasar terus mendorong peningkatan akses serta kualitas layanan masyarakat melalui pembenahan fasilitas dan pelayanan rumah sakit daerah, termasuk RSUD Wangaya. Sementara di sektor pendidikan dan sosial, pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan secara merata sekaligus mempercepat berbagai program penanggulangan kemiskinan.
Dari sisi penguatan fiskal, efisiensi anggaran turut memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan yang diprioritaskan untuk mendukung penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, dan sektor pendidikan.
Sejumlah indikator pembangunan Kota Denpasar juga menunjukkan perkembangan positif. Tingkat pengangguran tercatat berada pada angka 1,4 persen, sementara tingkat kemiskinan berada di kisaran 2,14 persen. Meski demikian, Jaya Negara menegaskan capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu menjadi dorongan untuk terus bekerja lebih keras menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.










