“Ya harapan kami ditahun 2027 dimana Buleleng sebagai tuan rumah tentunya semua venue harus mampu bisa dipergunakan dengan baik. Makanya hal itu perlu pemerhitungan dengan cermat dan baik sehingga semua berjalan sesuai harapan,”harapnya.
Supriatna menambahkan, pihaknya telah mengajak Dinas PU untuk mengkoordinasikan perencanaan perbaikan, baik di GOR Bhuwana Patra maupun di lokasi lain seperti Kolam Nirmala Asri dan Stadion Mayor Metra. Selanjutnya, kebutuhan anggaran perbaikan akan dihitung secara detail. Terkait besaran anggaran, Supriatna menyebut pihaknya masih dalam tahap pendataan sehingga angka pasti belum dapat disampaikan.
“Anggaran belum kita hitung karena ini untuk kebutuhan 2027. Sekarang masih tahap pendataan. Nanti saat perencanaan anggaran 2027 baru akan terlihat, atau sebagian bisa masuk pada perubahan sebelumnya,” jelasnya.
Ia juga memastikan seluruh dari 48 cabang olahraga (cabor) akan mendapatkan venue pertandingan. Selain memanfaatkan fasilitas di GOR Bhuwana Patra, KONI juga akan menggunakan dukungan dari berbagai instansi seperti Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, SPN Singaraja, lapangan kecamatan, fasilitas sekolah, hingga venue milik klub.
“Pasti kita upayakan kesiapan venue dan dukungan provinsi. Karena Porprov ini kegiatan provinsi, sementara kita sebagai tuan rumah,” tegasnya. @gus










