Perluasan Pasar Ekspor UMKM, PT Astra International Tbk Hadirkan Produk Unggulan Lokal di Trade Expo Indonesia 2026

Foto-4
Pameran produk unggulan dari Desa Sejahtera Astra, UMKM binaan Yayasan Astra, dan Grup Astra di booth Astra dalam Trade Expo Indonesia 2026, yang menampilkan beragam produk lokal dan hasil karya pelaku usaha binaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. (Astra)

Adapun produk yang dipamerkan mencakup berbagai komoditas unggulan dan hasil olahan lokal, di antaranya:

  • Komoditas Kopi: Menampilkan varian Green Bean Coffee dan Kopi Bubuk (Arabika & Robusta) dari Desa Sejahtera Astra yaitu Desa Bajawa, Desa Cikoneng, Desa Takengon, Desa Cikajang, Desa Agam, Desa Lampung Barat, Desa Pagar Alam, Desa Pakenjeng Garut, Serta UMKM binaan Astra yaitu Mucrova Indonesia, Koperasi Marangkai Sejahtera, CV Banyu Hitam Abadi, dan PT Bibit Baik Indonesia.
  • Komoditas Teh: Menghadirkan Loose Leaf Tea, Artisan Tea, dan Tea Blend dari UMKM binaan Yayasan Astra – YDBA, yaitu PT Tiga Ekarasa Harmoni (Teapotto) dan PT Tsurayaa Pratama Intl.
  • Komoditas Kakao: Menyajikan Fermented Cocoa Beans, Cocoa Nibs, dan Cocoa Paste dari Desa Sejahtera Astra di Desa Tabanan, Desa Sikka, Desa Berau, dan PT Windah Berkah Sejahtera.
  • Produk Olahan Pangan dan Minuman: Menghadirkan minuman herbal, gula kelapa, coconut aminos, butter, gelato, hingga aneka camilan seperti keripik tempe, abon, dan cookies dari UMKM binaan Yayasan Astra – YDBA, Desa Sejahtera Astra, dan Grup Astra.

Komoditas unggulan ini disiapkan untuk memenuhi permintaan pasar global, seperti Singapura, Jepang, Belanda, Vietnam, Italia, Tiongkok, India, Argentina, Bahrain, Spanyol, Thailand, Kaledonia Baru, Taiwan, Aljazair, Inggris, Amerika Serikat, Australia, hingga Prancis.

Partisipasi Astra dalam Trade Expo Indonesia (TEI) dimulai pada 2018 sebagai bagian dari rangkaian Road to Dubai Expo 2020 dan terus berkembang hingga saat ini. Selama empat tahun berturut-turut, sejak 2022, Astra telah melibatkan lebih dari 50 pelaku usaha, termasuk UMKM dan Desa Sejahtera Astra. Melalui partisipasi tersebut, total nilai kontrak dan transaksi yang dicatatkan pelaku usaha binaan mencapai lebih dari USD 24,29 juta atau setara sekitar Rp400 miliar. Pembelinya berasal dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Jerman, Nigeria, Uni Emirat Arab, Malaysia, Jepang, dan Australia.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top