Perlu Langkah Agresif Dalam Memutus Penyebaran Covid-19

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Bali hingga saat ini masih cukup mengkhawatirkan. Tak hanya membuat perekonomian di segala sektor menjadi lesu, merebaknya virus Covid-19 juga membuat masyarakat cemas akan kesehatan diri dan keluarga. Pasalnya, penularan tidak hanya melalui imported case, tapi juga transmisi lokal sudah semakin masif. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah lebih agresif dalam mencegah penyebaran virus ini.

 

 

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Penelitian Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana (Unud) Dr. dr. Ady Wirawan, Ph.D., Senin (11/5/2020). Ia juga mengatakan, langkah tegas pemerintah dalam membatasi ruang gerak penduduk merupakan salah satu cara yang paling efektif memutus rantai penyebaran COVID-19. Dalam hal ini dia menyebut, Bali sejatinya sudah perlu melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

 

"Kalaupun pemerintah belum berencana menerapkan PSBB, maka opsi Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) bisa diambil. Seperti PKM yang direncanakan Pemkot Denpasar. Kami sangat mendukung langkah Pemkot Denpasar tersebut. Diharapkan PKM bisa dilaksanakan dengan baik agar mampu menekan angka penyebaran COVID-19," ungkapnya.

 

Lebih lanjut dia menyoroti masalah PSBB. Disebutkan, PSBB tidak harus menunggu kasus banyak. Jika dengan imbauan masyarakat sudah bisa disiplin, maka sudah dianggap cukup. Tapi jika dengan imbauan masyarakat masih bandel dan tidak mengindahkan imbauan pemerintah, tidak ada pilihan lain kecuali PSBB.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top